Hutan yang Malang

oleh: Nasya Aziza Putrri

Di sebuah hutan hidup banyak sekali pohon. Di sana juga terdapat air terjun yang mengalir deras. Pepohonan di sana besar dan rindang, sehingga terlihat hijau dari kejauhan.

Suatu hari, manusia datang ke hutan itu. Mereka melakukan banyak hal di sana. Mereka juga membuang satu kantong besar sampah. Ada juga manusia yang menebang pohon di hutan itu. Pohon dan air terjun menangis sedih. Tapi manusia itu malah tertawa.

“Aduh, kenapa manusia kejam sekali?” kata pohon ketapang yang tumbang.

“Aku juga sakit tahu! Semua tercemar,” kata air terjun sambil menangis.

“Mengapa manusia nggak perhatian dengan lingkungan?!” kata pohon jati ikut menyela.

“Manusia itu memang suka gitu,” pohon ketapang ikut bicara sambil marah-marah.

Keesokan harinya air terjun marah besar. Ia kesal karena semakin hari sampah semakin bertambah. Akhirnya terjadi banjir. Pohon juga tidak bisa menyerap air., hanya tersisa tunggul. Mereka semua tenggelam.

Banjir mengalir terus hingga ke pemukiman penduduk. Warga panik. Mereka lari menyelamatkan diri. Rumah-rumah dan harta mereka terendam air. Ada juga yang dihanyutkan hingga ke laut. Manusia menyesali perbuatannya. Manusia berjanji akan melakukan reboisasi agar hutan tidak gundul lagi dan tidak ada bencana di mana-mana.

Nasya Aziza Putrri

Siswa SDN Banyuripan, Bantul, Yogyakarta

Bagikan:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.