Dari Redaksi

Merenungkan Kembali Arah Literasi Kita

Siang itu, ketika saya kebagian tugas menjaga stan Sahabat GORGA, bapak Hamid Muhammad, mantan direktur jendral Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbud, yang tengah berkeliling, datang

Tak Ingin Membungkam Filsuf Cilik

Pada suatu malam yang cerah sewaktu aku masih bocah yang belum pandai membersihkan ingus, aku menatap langit melalui jendela kamarku, memandangi benda-benda kecil yang bersinar

Saf Angker

Di bulan Ramadan, tidur di masjid lebih mengasikkan dibanding tidur di rumah. Dan hanya di bulan Ramadan pula, aku dan teman-teman bisa tidur beramai-ramai di

Mara dan Buku di Perpustakaan

Aku menaiki sepedaku, mendayungnya pelan. Aku sangat suka bersepeda, seperti ayah. Di perjalanan, aku memikirkan permen karet di kantung baju sekolahku. Aku juga memikirkan nama-nama

Asmara Subuh

Sejak sahur, Danti gelisah. Keinginannya untuk ikut asmara subuh begitu besar. Tapi pesan amai setiap Danti mau berangkat ke masjid, terngiang-ngiang di telinganya, ‘Tak usah

Daftar Kenakalan Untuk Uma

Namaku Uma. Aku duduk di kelas Jangan Menyerah, Sekolah Terbaik Sunopa. Jika kalian kenal Alinka, aku kakak kelasnya. Aku memiliki ibu yang aneh. Ibu sangat

Meriam Bambu

Aku dan teman-teman sepakat, besok setelah zuhur kami berkumpul di bawah pohon jambu belakang rumahku. Kami akan mencari bambu. Kami sudah menyiapkan peralatan yang perlu

Motif Tadarus

Giliran Pidil tiba. Tangannya gemetaran, gelisah mencari-cari titik henti bacaan. Ia balik-balik halaman. “Sampai mana tadi?” ia berbisik bertanya pada kawan di sebelahnya. “Dari tadi

Ramadan Milik Sudul

Ramadan tiba, tapi Sudul tidak bersemangat seperti teman-temannya. Bagi anak-anak, Ramadan artinya lebih banyak waktu bermain bersama teman-teman: menyalakan kembang api, tarawih dan tadarus barengan,