Tentang Sahabat Gorga

CERITAKAN PADA DUNIA!

Pernahkah Sahabat mendapati seseorang yang sedang asik membaca buku di tempat umum, entah itu duduk di sebelah Sahabat di dalam pesawat, atau saat menunggu kereta api, atau di sela-sela makan siang di restoran cepat saji? Di Indonesia, pemandangan seperti itu rasa-rasanya sangat langka. Kalaupun ada, bisa dihitung dengan mudah. Seringkali pemandangan seperti itu kita temukan di Indonesia, bukanlah dari orang sebangsa kita, tetapi orang asing, turis, pendatang jauh. Karena saat senggang, alih-alih membaca, kita lebih suka melongok gadget; main gim, menyusuri lini masa media sosial, atau berswafoto.

 

Tanpa maksud membanding-bandingkan diri, apalagi menginferiorkan diri di hadapan mereka (lagipula untuk apa?), pernahkah terlintas di benak Sahabat, betapa tak akrabnya orang-orang kita dengan bacaan? Ada semacam dalih, bahwa sejak dahulu nenek moyang kita memang bukan tipikal manusia yang terbiasa dengan teks, dengan bacaan, dengan buku; kita hidup dalam budaya lisan-verbal. Tapi, apakah alasan demikian boleh dibenarkan setelah sekian lama berlalu? Boleh atau tidak, barangkali bisa dipulangkan ke diri kita masing-masing. Lagipula, secara keseluruhan, kami juga tidak menutup mata bahwa tingkat literasi bangsa kita belum tentu lebih rendah dibanding bangsa lain, yang orang-orangnya suka membaca di tempat umum itu. Ya, meskipun banyak hasil penelitian yang mereka lakukan memosisikan bangsa kita di urutan yang tidak menyenangkan.

 

Selain itu, kami meyakini, literasi tetap perlu ditumbuhkan sejak dari kanak-kanak agar kebiasaan membaca–dan lebih lanjut menulis–bisa membudaya. Ya, kita sama-sama tahu bahwa literasi bukan semata urusan membaca, menulis, dan buku. Tapi, Sahabat, literasi itu, mau tidak mau, harus diawali dengan aktivitas membaca. Bagaimana mungkin kita bisa memanfaatkan semua sumber daya dan modal dalam masyarakat kita di era teknologi informasi ini, jika membaca pun kita ogah-ogahan?  Jangankan membaca kritis dan kreatif, membaca dasar saja kita masih seperti terbata-bata. Oleh karena itu, Sahabat, kami ingin bekerja bersama dengan Sahabat, orang tua, guru-guru, komunitas, dan masyarakat luas untuk mengenalkannya sejak awal, sejak masih kanak-kanak, tapi dengan cara yang Sahabat suka: bermain. Jika sudah begitu, tentu kegiatan literasi akan jadi menyenangkan, bukan?

 

Nah, dalam kaitannya dengan sejarah nenek moyang kita tadi, kami memandang bahwa lisan harus bertaut dengan tulisan. Literasi itu sejalan dengan tradisi yang diturunkan nenek moyang kita, bergosip.  Cerita-cerita lisan kita yang melimpah ruah di seluruh penjuru negeri, perlu dituliskan agar bisa dibaca oleh orang-orang di seluruh sudut bumi. Ya, setidaknya, biar Indonesia itu dikenal bukan cuma sekadar daerah tertentu saja. Bukankah Indonesia itu sangat luas, Sahabat, sangat beragam?

 

Tapi kami ingin semua cerita itu tidak lagi disampaikan oleh orang-orang dewasa, Sahabat. Kami ingin cerita itu diceritakan oleh Sahabat sendiri, anak-anak yang imajinatif dan kreatif. Pssst, tahukah Sahabat, bahwa orang-orang dewasa itu cemburu pada anak-anak? Mereka ingin berkarya seperti anak-anak berkarya. Naah, jika sudah begitu, mengapa kita tidak memulainya? Bagaimana caranya? Tentu saja sambil bermain. Bermain sambil belajar, belajar melalui bermain. Kira-kira itu yang ingin kami tawarkan untuk para Sahabat sekalian.

 

Dengan keyakinan itu kami hadir, dengan nama Sahabat Gorga, Sahabat bagi teman-teman semua. Sahabat untuk bermain, Sahabat untuk belajar, Sahabat untuk bercerita, Sahabat untuk berbagi. Sahabat Gorga itu sendiri berdiri di samping Penerbit Buku Gorga, dengan cita-cita yang sama, memberi ruang yang lebih luas bagi anak-anak Indonesia untuk berekspresi, berkreasi, berkarya. Seperti slogan kami, Ceritakan pada Dunia! Tapi jangan lupa, Sahabat, kita juga perlu menujukkan identitas kita sebagai bagian dari Nusantara.

 

Dan kami ini hanya kumpulan orang-orang yang ingin lebih banyak bermain. Kami hadir tidak dengan modal apa-apa, selain keberanian dan kepercayaan bahwa Sahabat bisa berkarya. Jadi Sahabat, mari kita bermain bersama, belajar bersama, berkarya bersama, dan Ceritakan pada Dunia!  Bagaimana caranya ikut menulis bersama kami? Yuk Sahabat intip tautan di bawah ini.

http://sahabatgorga.com/ikut-nulis-yuk/

 

Salam Sahabat GORGA!