Penulis: Abul Muamar

Dari Redaksi

Motif Tadarus

Giliran Pidil tiba. Tangannya gemetaran, gelisah mencari-cari titik henti bacaan. Ia balik-balik halaman. “Sampai mana tadi?” ia berbisik bertanya pada kawan di sebelahnya. “Dari tadi tak kau simak?” kata Buya Usman, yang karena suasana mendadak hening, dapat mendengar pertanyaan Pidil. Pidil tertunduk malu. Dahinya basah…

Dari Redaksi

Menjemput Cerita dari Parigi Moutong

Setelah menempuh hampir 12 jam perjalanan dari Yogyakarta, sampailah kami di Parigi, ibukota Kabupaten Parigi Moutong, Sulawasi Tengah. Waktu sudah hampir pagi ketika kami tiba di penginapan. Tidur singkat tak mengendurkan semangat kami untuk bertemu adik-adik SMA/SMK se-Kabupaten Parigi Moutong. Pagi itu, jalanan di Parigi…

Dari Redaksi

Meratapi Sulitnya Perkara Tulis Menulis

Sebelum menanggapi curhatan seorang guru di hadapan saya, ingatan itu bergulir. Hampir dua dekade lalu, saat saya duduk di bangku SMP, guru bahasa Indonesia saya melempar penghapus papan tulis ke arah saya. Ia marah karena saya (dan teman sebangku) bukannya menyimak ketika ia sedang menerangkan,…